Ads 468x60px

Selasa, 30 April 2013

Sosis Asli VS Sosis Palsu

Siapa yang tak tahu dengan yang namanya Sosis? Semua orang pasti tau dengan produk olahan daging yang berbentuk panjang ini. Sosis terbuat dari daging sapi atau daging lainnya seperti ayam atau ikan yang diolah dan dibentuk memanjang. Maka dari itu, sosis pasti mengandung protein hewani yang baik untuk kelengkapan gizi tubuh.

Tapi, hati-hati dengan 'sosis palsu' atau sosis yang terbuat bukan dari daging asli. Melainkan dari bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan, seperti boraks, formalin, pewarna tekstil,dll.

Koki Sehat punya tips membedakan sosis asli dengan sosis palsu nih...
Yukk cekidot..>>
Sosis Asli:
  • Dikemas dengan mencantumkan merk, nama produsen, komposisi, tanggal kadaluarsa, info nutrisi dan nomor registrasi BPOM. Untuk sosis selain sosis babi, mancantumkan label HALAL dari MUI.
  • Untuk sosis sapi, warnanya merah daging alami seperti warna merah pada daging sapi. Sosis ayam berwarna putih pucat. Sosis ikan berwarna putih. Warna pada sosis asli, sama dengan warna dari dagingnya.
  • Tercium aroma alami daging sapi, ayam, ataupun ikan.
  • Rasa dagingnya pun sangat terasa
  • Jika dipotong, terlihat pori-pori kasar atau tekstur dagingnya.
  • Jika ditekan, tidak terlalu keras dan agak kenyal
  • Saat dimasak, warnanya tidak luntur
  • Harganya berkisar Rp. 120.000/kg

Sosis Palsu:
  • Terkadang dijual bebas tanpa kemasan
  • Warnanya sangat mencolok
  • Aroma daging tidak tercium, melainkan tercium seperti bau obat.
  • Teksturnya licin halus tidak berpori dan jika ditekan kenyal
  • Saat dimasak, warnanya luntur.
  • Harganya berkisar Rp. 80.000/kg 

Sekarang tau kan cara membedakan sosis asli dan sosis palsu? Jangan mudah tergiur oleh harga yang murah, tetapi lihat kualitasnya. Jadilah konsumen cerdas!

- Koki Sehat-



 

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Wah.. terima kasih koki sehat.. jadi nambah pengetahuan nih.. :)

Posting Komentar